Jakarta – Sosialisasi Merajut Nusantara bertema “Optimalisasi Teknologi Digital untuk Pengembangan UMKM Berkelanjutan” mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana memperluas pasar, meningkatkan produktivitas, dan membangun usaha yang berkelanjutan. (3/7)
Anggota Komisi I DPR RI Okta Kumala Dewi, S.E., M.AK. menyampaikan bahwa UMKM merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Penguatan UMKM dinilai dapat menggerakkan perekonomian daerah, meningkatkan produksi, membuka lapangan kerja, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, transformasi digital menjadi langkah strategis bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing. Pemanfaatan marketplace, media sosial, dan sistem pembayaran digital memungkinkan pelaku usaha menjangkau konsumen lebih luas tanpa terbatas wilayah.
Sementara itu, Wahyu Arvianto, Plt. Direktur Sumber Daya BAKTI Komdigi, menekankan pentingnya pemerataan infrastruktur dan literasi digital agar pelaku UMKM, termasuk di wilayah 3T, memiliki kesempatan yang sama dalam memanfaatkan teknologi.
BAKTI Komdigi turut mendukung pemerataan konektivitas melalui berbagai infrastruktur digital, seperti akses internet, BTS 4G, Palapa Ring, dan Satelit SATRIA-1. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu fondasi untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai daerah.
Pegiat UMKM sekaligus Ketua Forum Kewirausahaan Pemuda Kabupaten Tangerang, Bagus Muhammad Rijal, S.Sos., menyoroti pentingnya perubahan mindset dalam membangun usaha. Menurutnya, tantangan UMKM tidak hanya berkaitan dengan modal dan teknologi, tetapi juga kemampuan memahami kebutuhan pelanggan, mengelola keuangan, membangun merek, dan mengembangkan sistem bisnis.
Ia menegaskan bahwa teknologi digital seperti WhatsApp, Instagram, TikTok, marketplace, dan AI merupakan alat untuk mendukung bisnis, bukan tujuan akhir. Kualitas produk, nilai yang diberikan kepada pelanggan, dan pelayanan tetap menjadi faktor utama keberhasilan usaha.
Bagus juga mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan kehadiran digital dengan memperbaiki profil bisnis, membangun basis data pelanggan, meningkatkan kualitas foto produk, mempelajari pembuatan konten, serta memanfaatkan AI secara rutin untuk mendukung pengembangan usaha.
Dalam pemaparannya, ia memperkenalkan Framework MERAJUT yang mencakup memahami masalah pelanggan, mengeksekusi solusi, merancang sistem bisnis, mengadopsi teknologi, menjaga kepercayaan pelanggan, melakukan pengukuran dan evaluasi, serta tumbuh bersama para pemangku kepentingan.
Melalui kegiatan tersebut, pelaku UMKM diharapkan tidak sekadar mengejar popularitas di media sosial, tetapi mampu membangun usaha yang memiliki nilai dan manfaat nyata bagi pelanggan. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, UMKM diharapkan semakin adaptif, kompetitif, dan mampu berkembang secara berkelanjutan.



