Tangerang – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memproyeksikan lonjakan besar pergerakan penumpang pada puncak arus balik Lebaran 2026, Sabtu (28/3), dengan total mencapai sekitar 578 ribu orang di 37 bandara yang dikelola.
DIlansir dari cnnindonesia.com, Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menyebut jumlah tersebut tersebar dalam hampir 3.900 penerbangan yang beroperasi sepanjang hari. Untuk menjaga kelancaran, pengaturan slot time penerbangan di seluruh bandara telah dioptimalkan, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.
Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang diperkirakan menjadi yang paling sibuk dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 198 ribu orang. Posisi kedua ditempati Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali dengan estimasi lebih dari 73 ribu penumpang.
Pihak pengelola memastikan kesiapan operasional dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sisi udara, terminal, hingga akses darat. Di sisi udara, fokus utama adalah menjaga kelancaran pergerakan pesawat, pengelolaan apron, serta memperkuat koordinasi dengan maskapai dan ground handling, terutama dalam penanganan bagasi.
Penanganan bagasi menjadi perhatian khusus mengingat tingginya volume penumpang. Prosesnya diawasi secara ketat mulai dari penurunan dari pesawat hingga diterima oleh penumpang di area kedatangan.
Sementara itu, di area darat, pengaturan lalu lintas kendaraan juga ditingkatkan, termasuk pengelolaan titik antar-jemput serta penyediaan transportasi publik. Layanan di dalam terminal pun diperkuat melalui penambahan personel, optimalisasi fasilitas, serta penyediaan informasi bagi penumpang.
Di sisi lain, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkapkan bahwa hingga Sabtu (28/3), sekitar 22 persen kendaraan pemudik belum kembali ke Jakarta. Ia memperkirakan arus kendaraan akan kembali meningkat pada sore hingga malam hari.
Ia juga memprediksi puncak kepadatan akan terjadi pada Minggu (29/3). Untuk mengantisipasi hal tersebut, Korlantas Polri telah menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way).
Sebelumnya, tercatat sekitar 33 hingga 35 persen kendaraan dari arah Jawa Barat juga belum kembali hingga Jumat (27/3). Untuk mengurai kepadatan, penggunaan tol fungsional turut dimaksimalkan.



